KEPADA mereka Yang Masih beranggapan bahwa perbedaan Pendapat tentang Demokrasi adalah perbedaan Pendapat Dalam, ranah wasa'il Dan furu'iyyah PENDEK (lanjutan Agama), regular tidak menyentuh ranah ushul (Pokok Agama) Dan I'tiqad (keyakinan) ....
Kepada mereka Yang Masih regular tidak mengetahui hakikat Demokrasi ....
Kepada mereka Yang mencampuradukkan-secara dusta-Demokrasi Artikel Baru syura Dan Islam ....
Kepada mereka Yang memandang bahwa Demokrasi adalah Solusi terbaik untuk menjawab problematika Islam Dan kaum muslimin ...
Kepada mereka Yang mempropagandakan Dan menyerukan Demokrasi, kemudian Penghasilan kena ITU mengaku dirinya seorang muslim ...
Kepada mereka * Semua Kami katakan: Demokrasi adalah pemerintahan Bahasa Dari rakyat, Diposkan oleh rakyat untuk rakyat Dan. Maka regular tidak Boleh kepemimpinan ADA Yang lebih Tinggi Bahasa Dari kedudukan rakyat, Dan regular tidak ADA kehendak Yang Boleh Lagi mengatasinya, meskipun ITU kehendak Allah. Bahkan Dalam, pandangan Demokrasi Dan kaum Demokrat, kehendak Allah dianggap sepi Dan regular tidak ADA nilainya sama Sekali.
Demokrasi adalah suatu SISTEM Yang menjadikan Sumber perundang-Undangan, penghalalan Dan pengharaman sesuatu adalah rakyat, Bukan Allah. Hal ITU dilakukan Artikel Baru Cara mengadakan pemilihan Umum Yang berfungsi untuk kecepatan memerlukan, expandabilas Wakil-Wakil mereka di parleman (Lembaga legislatif).
Hal Suami berarti bahwa Yang dipertuhan, Yang disembah Dan Yang ditaati-Dalam, Hal perundang-Undangan-adalah manusia, Bukan Allah. Suami adalah tindakan Yang menyimpang, bahkan membatalkan Sistem penyalaan Islam Dan tauhid. Di ANTARA dalil Yang menunjukkan bahwa SIKAP demikian merusakkan tauhid Adalah:
"Keputusan ITU hanyalah kepunyaan Allah. dia Telah memerintahkan agar KAMU regular tidak menyembah selain Dia " . (Qs. Yusuf: 40)
. "Dan dia regular tidak mengambil seorangpun menjadi sekutu-Nya Dalam, menetapkan keputusan" (Qs. Al-Kahfi: 26)
"Apakah mereka mempunyai sembahan selain-sembahan Allah Yang mensyariatkan untuk mereka Agama Yang regular tidak diizinkan Allah?". (Qs. Asy-Syura: 21)
"Dan jika KAMU mentaati mereka, sesungguhnya KAMU tentulah menjadi orangutan orangutan Yang musyrik" . (Qs. Al-An'am: 121)
Oleh KARENA Kalian telah menyembah mereka, Dari ASPEK ketaatan Kalian kepada mereka Dalam, Hal menghalalkan Yang diharamkan Allah Dan mengharamkan sesuatu Yang dihalalkan Allah, Maka Kalian telah berbuat syirik Artikel Baru menyembah mereka. KARENA ITU syirik, sebagaimana disebutkan di Dalam, al-Qur'an Dan sunnah, adalah mengarahan suatu bentuk ibadah kepada selain Allah.
Demikian juga firman Allah Ta'ala :
"Mereka menjadikan orangutan orangutan alimnya Dan rahib-rahib mereka sebagai Tuhan selain Allah". (Qs. At-Taubah: 31)
Mereka dianggap menjadi arbab (tuhan-tuhan) selain Bahasa Dari Allah, KARENA mereka telah mengaku berhak cara membuat tasyri ', menghalalkan Dan mengharamkan sesuatu, Dan menetapkan undang-undang.
Demokrasi berarti mengembalikan Segala bentuk pertengkaran Dan perselisihan, ANTARA hakim Dan Yang dihukumi kepada rakyat, regular tidak kepada Allah Dan rasul-Nya. Suami adalah penyelewengan Bahasa Dari firman Allah:
"Tentang sesuatu apapun KAMU berselisih, Maka putusannya (terserah) kepada Allah" . (Qs. Asy-Syura: 10)
* Bagi para penganut faham Demokrasi Akhir ayat Suami Artikel Baru diganti Kalimat, Maka putusannya (hukumnya) terserah kepada rakyat, Dan Bukan diserahkan kepada selain rakyat. Firman Allah:
"Kemudian jika KAMU berlainan Pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah kepada Allah AGLOCO (Al Quran) Dan Rasul (sunnahnya), jika KAMU BENAR-BENAR beriman kepada Allah Dan aceh kemudian" . (Qs. An-Nisa ': 59)
Allah menetapkan, bahwa di ANTARA konsekuensi iman adalah mengembalikan persoalan Yang diperselisihkan kepada Allah Dan Rasul-Nya, yakni Artikel Baru mengacu kepada Al-Qur'an Dan As-Sunnah.
Demokrasi adalah, sebuah SISTEM Yang berprinsip PADA kebebasan berkeyakinan Dan Beragama. Seseorang-Dalam, pandangan Demokrasi-Boleh berkeyakinan APA Saja Yang besarbesaran maui, bebas kecepatan memerlukan, expandabilas Agama APA Saja Yang besarbesaran inginkan. Ia prabayar bebas menentukan APA Yang besarbesaran inginkan, Dan seandainya besarbesaran menginginkan untuk keluar Bahasa Dari Islam Agama Berganti berbaring, atau menjadi seorang atheis, Maka Tiada masalah Dan besarbesaran regular tidak Boleh dipermasalahkan.
Adapun hukumIslam berlawanan Artikel Baru Hal ITU. Hukum Islam tunduk kepada ketentuan Yang telah disabdakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam :
"Barangsiapa mengganti agamanya Maka bunuhlah ia".
MENURUT hadis nihil, orangutan Yang keluar Bahasa Dari Islam harus dibunuh, Bukan dibiarkan Saja. Demikian juga di Dalam, sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam :
"Batman diperintahkan untuk memerangi manusia sehingga mereka mengatakan laa ilaha illallah, shalat mendirikan, menunaikan zakat" . (HR. Bukhari Muslim Dan)
"Batman diutus di Akhir masa, Artikel Baru membawa Pedang sehingga Allah disembah semata Dan regular tidak disekutukan" .
Dan telah Maklum bahwa Islam memberikan Tiga alternatif untuk Ahli kitab, yaitu: masuk Islam, membayar jizyah Artikel Baru SIKAP tunduk, atau perang. Adapun kepada para penyembah Berhala, seperti kaum musyrik Arab Dan berbaring-TOTAL, Maka * Bagi mereka ADA doa alternatif Yang Bisa dipilih, yaitu masuk islam atau diperangi.
Demikian juga ketika Isa 'Alaihissalam turun--sebagaimana diinformasikan didalam As-Sunnah-Maka besarbesaran Salib Akan mematahkan, babi membunuh, jizyah menjatuhkan, Dan regular tidak menerima ajaran para orangutan orangutan Yang menyimpang-termasuk ahlul kitab-selain Islam, atau berperang.
Berdasarkan hakekat nash-nash (dalil-dalil) di Atas, Dan juga nash syara 'TOTAL Yang mempunyai hubungan Artikel Baru Suami masalah, kitd Bisa mendudukkan firman Allah:
" NUSANTARA ADA paksaan untuk (memasuki) Agama (Islam) ". (Qs. Al-Baqarah: 256)
Demokrasi adalah SISTEM Yang berprinsip PADA kebebasan berpendapat Dan bertindak, apapun bentuk Pendapat Dan tindakannya, meskipun mencaci maki Allah Dan Rasul-Nya Serta merusak Agama, KARENA Demokrasi regular tidak Mengenal sesuatu Yang suci sehingga haram mengkritiknya atau membahasnya Panjang Lebar. Dan apapun bentuk pengingkaran terhadap kebebasan berarti pengingkaran terhadap SISTEM Demokrasi. Dan ITU berarti menghancurkan kebebasan Yang suci, Dalam, pandangan Demokrasi Dan kaum Demokrat.
Alt Inilah hakikat kekufuran terhadap Allah, KARENA di Dalam, Islam regular tidak ADA kebebasan untuk mengungkapkan kata-kata kufur Dan syirik, regular tidak ADA kebebasan untuk Hal Yang merusak Dan regular tidak membawa maslahat, regular tidak ADA kebebasan untuk Hal Yang menghancurkan Dan regular tidak MEMBANGUN, Serta regular tidak ADA kebebasan untuk memecah belah regular tidak MEMBANGUN Persatuan. Firman Allah Ta'ala :
"Allah regular tidak menyukai Ucapan buruk, (Yang diucapkan) Artikel Baru Terus Terang kecuali Diposkan oleh orangutan Yang dianiaya". (Qs. An-Nisa ': 148)
" Katakanlah: "Apakah Artikel Baru Allah, ayat-ayat-Nya Dan rasul-Nya KAMU Selalu berolok-olok" NUSANTARA usah KAMU Minta Maaf, KARENA KAMU kafir sesudah beriman "?.. (Qs. At-Taubah: 65-66)
Ayat-ayat Suami diturunkan berkenaan Artikel Baru sekelompok kaum munafik, ditengah Perjalanan Menuju medan perang Tabuk, mengatakan tentang para shahabat Rasul: "Kami regular tidak penah melihat orangutan Yang lebih rakus, lebih dusta kata-katanya Dan lebih pengecut ketika Pertempuran seperti para qurra 'Suami" . Mencari Google Artikel Baru kata-kata ITU mereka ditetapkan sebagai orangutan kafir, Penghasilan kena sebelumnya dianggap sebagai orangutan mukmin.
Dan di Dalam, hadis shahih dinyatakan bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Sesungguhnya seorang Lelaki berkata-kata Artikel Baru kata-kata Yang dianggapnya regular tidak APA-APA, ternyata kata-kata ITU melemparkannya Ke Neraka sejauh 70 Tahun Perjalanan". (HR. Tirmidzi)
Bahasa Dari Sufyan bin Abdullah Radhiyallahu 'anhu berkata AGLOCO:
"Batman bertanya, Wahai Rasulullah:" Hal apakah Yang memucat engkau takutkan Bahasa Dari diriku "?. Beliau memegang Mulut beliau Sendiri Seraya berkata:. "INI" (HR. At-Tirmidzi Ibnu Majah Dan)
"Barangsiapa Yang dijaga Diposkan oleh Allah Apa Yang ADA di ANTARA kedua bibirnya Dan di kedua kakinya ANTARA, Maka Akan besarbesaran masuk Ke Dalam, Surga".
"Adakah orangutan Yang telungkup di Neraka PADA wajahnya kecuali orangutan Yang menjaga lisannya".
Lalu di manakah Demokrasi meletakkan adab-adab mulia Yang Diposkan oleh diajarkan Islam Yang hanif Suami?
Demokrasi adalah SISTEM sekular Artikel Baru Segala cabangnya, di mana besarbesaran dibangun di Atas pemisahan Agama Bahasa Dari Kehidupan Dan kenegaraan. Allah Dalam, pandangan Demokrasi HANYA diposisikan di pojok surau Dan masjid Saja, adapun wilâyah-wilâyah selain ITU, BAIK Dalam, wilâyah Politik, Ekonomi, sisial Dan berbaring-berbaring Maka wilâyah ITU Bukan milikini Agama, wilâyah ITU * Semua adalah milikini rakyat. Bahkan rakyat berhak menentukan suatu kebijaksanaan untuk dimasukkan Ke Dalam, masjid, meskipun Hal ITU sebenarnya mengandung kemadlaratan.
"Lalu mereka Berkata Sesuai Artikel Baru persangkaan mereka:" INI untuk Allah Dan INI untuk Berhala-Berhala Kami ". Maka saji-sajian Yang diperuntukkan * Bagi Berhala-Berhala mereka regular tidak Wire color Kawat warna kepada Allah; Dan saji-sajian Yang diperuntukkan * Bagi Allah, Maka sajian ITU Wire color Kawat warna kepada Berhala-Berhala mereka. Amat buruklah Ketetapan Pajak mereka ITU " . (Qs. Al-An'am: 136)
" Mereka mengatakan: "Kami beriman kepada Yang sebahagian Dan Kami kafir terhadap sebahagian (Yang LAIN)", Serta bermaksud (Artikel Baru perkataan ITU) mengambil jalan (Tengah) di ANTARA Yang demikian (iman atau kafir), Merekalah orangutan orangutan Yang kafir sebenar -benarnya. Kami telah menyediakan untuk orangutan orangutan Yang kafir siksaan ITU Yang menghinakan " . (Qs. An-Nisa ':150-151)
" Merekalah orangutan orangutan Yang kafir sebenar-benarnya " . (Qs. An-Nisa ': 151)
Itulah Hukum untuk * Semua bentuk Demokrasi sekulerisme Yang memisahkan ANTARA Agama Artikel Baru Negara Dan Politik, Serta * Semua urusan Hidup manusia, meskipun lisannya menyatakan bahwa dirinya adalah muslim Dan mukmin.
Demokrasi adalah SISTEM Yang berpijak PADA Sistem penyalaan kebebasan individu, Maka seseorang-MENURUT ajaran Demokrasi-berhak melakukan APA Saja Yang diinginkannya, termasuk melakukan tindakan Yang mungkar, keji maupun Yang merusak, Tanpa Boleh diawasi.
Bila kaum Ibahiyah (permisivisme) sejarah Sepanjang dianggap sebagai nama kelompok-nama kelompok kafir zindik, Lalu APA Hukum Demokrasi jika Bukan ITU juga ..?
Demokrasi adalah SISTEM Yang menjadikan pilihan rakyat sebagai orangutan Yang berhak memimpin suatu Bangsa, meskipun Yang dipilih ITU adalah orangutan kafir, zindik ataupun murtad Bahasa Dari Agama Allah.
Hal Suami bertentangan Artikel Baru firman Allah Ta'ala :
"Dan Allah Sekali-Kali regular tidak Akan memberi jalan kepada orangutan-orangutan kafir untuk memusnahkan orangutan orangutan Yang beriman". (Qs. An-Nisa ': 141)
Hal ITU juga bertentangan Artikel Baru ijma 'Umat Islam, bahwa orangutan kafir regular tidak Boleh memimpin kaum muslimin, Dan Negara kaum muslimin.
Demokrasi adalah SISTEM Yang berdiri di Atas Landasan persamaan * Semua manusia Dalam, hak Dan assets, Artikel Baru menutup mata Bahasa Dari aqidah Dan Agama Yang diikutinya, Dan juga menutup mata Bahasa Dari biografi moralnya, sehingga orangutan Yang memucat kufur, memucat jahat Dan memucat Bodoh disamakan Artikel Baru orangutan Yang memucat taqwa, memucat shalih Dan memucat pandai Dalam, menetapkan persoalan Yang Ulasan Sangat Penting Dan Urgen, yaitu menyangkut siapa Yang berhak memerintah Negeri Dan 'masyarakat.
Hal Suami bertentangan Artikel Baru firman Allah Ta'ala :
" Maka apakah Patut Kami menjadikan orangutan orangutan Islam ITU sama Artikel Baru orangutan orangutan Yang berdosa (kafir orang)? Atau Adakah KAMU (berbuat demikian):?. Bagaimanakah KAMU mengambil keputusan " (Qs. Al-Qalam :35-36)
"Apakah orangutan orangutan beriman ITU sama Artikel Baru orangutan orangutan Yang fasik? mereka regular tidak sama " . (Qs. As-Sajdah: 18)
" Adakah sama orangutan orangutan Yang mengetahui Artikel Baru orangutan orangutan Yang regular tidak mengetahui ? ". (Qs. Az Zumar: 9)
Dalam, pandangan Agama Allah mereka regular tidak sama, tetapi Dalam, pandangan Agama Demokrasi mereka sama Saja.
Demokrasi didirikan di Atas Sistem penyalaan kebebasan berserikat membentuk organisasi Dan, BAIK berupa organisasi Politik (Partai) maupun organisasi non Politik. Dalam, Demokrasi prabayar bebas berserikat Tanpa mempedulikan fikrah Dan manhaj Yang menjadi ditempatkan dan (asas) organisasi ITU. Mencari Google Artikel Baru begitu, terkait masih berlangsung kumpulan Dan terkait masih berlangsung organisasi prabayar bebas sebebas-bebasnya untuk menyebarkan kekufuran, kebatilan Dan pemikiran Yang merusak di seluruh Penjuru Negeri.
Hal Suami Dalam, pandangan syara 'adalah Nilai Akhir Artikel Baru Suka Rela keabsahan Akan Dan kebebasan melakukan tindakan kekufuran, kesyirikan, kemurtadan Dan kerusakan. SIKAP Suami bertentangan Artikel Baru assets untuk memerangi kekufuran Dan kemungkaran, sebagai bentuk bahasa Dari nahi munkar.
Di Dalam, hadis, Yang shahih Bahasa Dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda:
"Barangsiapa di ANTARA Kalian melihat kemunkaran Maka hendaklah mengubah Artikel Baru tangannya, jika regular tidak Bisa hendaklah besarbesaran mengubah Artikel Baru lisannya, jika regular tidak Bisa hendaklah mengubah Artikel Baru hatinya, Dan itulah selemah-Lemah iman". (HR. Muslim)
Hadis nihil menyebutkan bahwa mengingkari kemungkaran adalah Dan mengubah assets, meskipun HANYA Artikel Baru hati ketika regular tidak Mampu Lagi melakukan pengingkaran terhadap kemunkaran Artikel Baru Tangan Dan lisan. Adapun berinteraksi Artikel Baru kemunkaran sehingga Muncul keridhaan terhadap kemungkaran nihil, Maka Suami merupakan bentuk kekufuran Yang Nyata. Alt Inilah Yang ditunjukkan Diposkan oleh hadis berikut inisial:
"Maka siapa Yang berjihad (bersungguh-sungguh untuk mengubah kemungkaran) mereka Artikel Baru tangannya Maka besarbesaran mukmin, Dan siapa Yang berjihad Artikel Baru lisannya Maka besarbesaran mukmin, Dan Yang berjihad Artikel Baru hatinya Maka besarbesaran mukmin. Dan di Balik ITU * Semua regular tidak ADA iman meskipun sebesar biji sawi ".
Maksudnya, diluar pengingkaran Artikel Baru ITU regular tidak hati LAIN adalah keridhaan. Ridha terhadap kekufuran menyebabkan hilangnya iman Bahasa Dari pemeluknya. Demikian juga sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam Dalam, hadis Yang menceritakan tentang Penumpang Perahu Yang melobangi Dinding Perahu KARENA enggan Naik Ke Atas untuk mengambil udara. Di Dalam, hadis Yang diriwayatkan Diposkan oleh al-Bukhari Dan TOTAL ITU dikatakan:
فإن تركوهم وما أرادوا هلكوا جميعا, وإن أخذوا على أيديهم نجوا ونجوا جميعا
"Jika Penumpang Kapal TOTAL membiarkan tindakan mereka Dan Apa Yang mereka kehendaki ITU Maka mereka * Semua Akan tenggelam, tetapi jika mereka mengambil tindakan terhadap mereka (Yang melobangi Perahu) Maka mereka Akan selamat Dan semuanya Akan selamat".
Alt Inilah perumpamaan Demokrasi, besarbesaran mengatakan Artikel Baru sejelas-jelasnya: "Tinggalkanlah Partai-Partai Yang Artikel Baru kebebasannya Akan menenggelamkan Kapal. Sebab tenggelamnya Kapal Akan menenggelamkan seluruh penumpangnya, Dan Segala Harta Yang ADA di dalamnya ".
Tetapi jika HANYA meninggalkan Partai-Partai Yang kebatilan Tanpa mengingkari Dan memerangi kebathilannya atau kitd HANYA mengingkari kemungkaran Tanpa berusaha mencegah kemungkaran Yang Akan menyebabkan hancurnya 'masyarakat, Yang didalamnya terdapat kaum muslimin, apakah salat kalau dikatakan bahwa kitd telah mengakui keabsahannya Dan kebebasannya untuk melakukan APA Saja Yang dikehendaki Dan diinginkan.
SIKAP ITU-pengakuan Akan keabsahan suatu Partai Yang kebatilan-juga Akan menyebabkan terpecah belahnya-ummat Dan melemahkan kekuatannya, merusakkan kesetiaan mereka kepada kebenaran KARENA bergabung Artikel Baru Partai syetan Yang menyimpang Bahasa Dari kebenaran, Dan meninggalkan ajaran Yang diturunkan Diposkan oleh Allah KARENA mengikuti Seruan Penguasa.
Hal Suami bertentangan Artikel Baru firman Allah Ta'ala :
"Dan berpeganglah KAMU semuanya kepada tali (Agama) Allah, Dan janganlah bercerai berai KAMU". (Qs. Ali Imran: 103)
Dan juga bertentangan Artikel Baru sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam :
"Hendaklah Kalian berada di Dalam, jama'ah Dan jauhilah firqah. Sesungguhnya syetan Bersama Artikel Baru orangutan Yang sendirian Dan terhadap orangutan Yang berdua besarbesaran menjauh, barangsiapa Yang menginginkan Sorga Yang terbaik Maka hendaklah setia terhadap jama'ah ". (HR. Ahmad Dan Tirmidzi)
Demokrasi ditegakkan di Atas Sistem penyalaan menetapkan sesuatu berdasarkan PADA SIKAP Dan pandangan mayoritas, pola apapun bentuk SIKAP Dan mayoritas ITU, apakah besarbesaran Artikel Baru Sesuai al-haq atau regular tidak. Al-Haq MENURUT pandangan Demokrasi Dan kaum Demokrat adalah Segala sesuatu Yang disepakati mayoritas Diposkan oleh, meskipun mereka bersepakat terhadap sesuatu Yang Dalam, pandangan Islam dianggap kebathilan Dan kekufuran.
Di Dalam, Islam, al-haq Yang Mutlak ITU harus dipegang sekuat Tenaga, meskipun mayoritas manusia memusuhimu, yaitu al-haq Yang disebutkan di Dalam, al-Qur'an Dan sunnah. Al-Haq adalah ajaran Yang Sesuai Artikel Baru al-Qur'an Dan Sunnah, meskipun regular tidak disetujui Diposkan oleh mayoritas manusia, sedangkan a-kebatilan adalah ajaran Yang dinyatakan batil Diposkan oleh al-Qur'an Dan sunnah, meskipun mayoritas manusia memandangnya sebagai kebaikan. Sebab keputusan tertinggi ITU hanyalah hak Allah semata, Bukan di Tangan manusia, Bukan pula di Tangan mayoritas Suara.
" Dan jika KAMU menuruti kebanyakan orangutan orangutan Yang di Muka Bumi Suami, niscaya mereka Akan menyesatkanmu Bahasa Dari jalan Allah. mereka regular tidak berbaring hanyalah mengikuti persangkaan belaka, Dan mereka regular tidak LAIN hanyalah berdusta (terhadap Allah) ". (Qs. Al-An'am: 116)
Dan di Dalam, hadis shahih disebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Sesungguhnya di ANTARA para nabi ADA Yang regular tidak diimani Diposkan oleh umatnya kecuali HANYA seorang Saja". (HR. Muslim)
Jika dilihat Artikel Baru Kaca mata Demokrasi Yang berprinsip Suara mayoritas, di manakah Posisi nabi Dan pengikutnya Suami?
Abdullah bin Mas'ud bertanya kepada Amr bin Maimun: "Jumhur jama'ah adalah orangutan Yang memisahkan Diri Bahasa Dari al-Jama'ah, sedangkan al-Jama'ah adalah golongan Yang Sesuai Artikel Baru kebenaran (al-haq) meskipun HANYA Dirimu seorang" .
Ibnu al-Qayyim di Dalam, kitab A'lamul Muwaqqi'in mengatakan: "Ketahuilah bahwa ijma ', hujjah, Sawad al-A'dham (Suara mayoritas) adalah orangutan berilmu Yang berada di Atas al-haq, meskipun HANYA SEMENTARA * Semua seorang penduduk Bumi inisial menyelisihinya ".
Demokrasi dibangun di Atas Sistem penyalaan pemilihan Dan pemberian Suara, sehingga Segala sesuatu meskipun Ulasan Sangat Tinggi kemuliaannya, ataupun HANYA sedikit mulia harus diletakkan di Bawah MEKANISME ambil Suara Dan pemilihan. Meskipun Yang dipilih adalah sesuatu Yang pajaknya syar'i (Bagian tidak bahasa Dari syari'ah).
SIKAP Suami tentu bertentangan Artikel Baru Sistem penyalaan tunduk, patuh, Dan menyerahkan Diri Sepenuh hati Serta ridha sehingga menghilangkan SIKAP berpaling Bahasa Dari Allah, ataupun kepada Lancang Allah Dan Rasul-Nya. SIKAP itulah Yang seharusnya dilakukan Diposkan oleh seorang Hamba kepada Tuhannya. Agama seorang Hamba regular tidak Akan Biaya Dibayar di Muka, Dan imannya regular tidak Akan BENAR Tanpa adanya SIKAP tunduk patuh kepada Allah Dan sepeti ITU.
"Hai orangutan orangutan Yang beriman, janganlah KAMU mendahului Allah Dan Rasulnya Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha mendengar Lagi Maha Mengetahui. Hai orangutan orangutan Yang beriman, janganlah KAMU meninggikan suaramu melebihi Suara nabi, Dan janganlah KAMU Berkata kepadanya Artikel Baru Suara Yang Keras, sebagaimana kerasnya Suara sebagian KAMU terhadap sebagian Yang berbaring, supaya regular tidak hapus (pahala) amalanmu, sedangkan KAMU regular tidak menyadari " . ( Qs. Al-Hujurat :1-2)
Kalau HANYA meninggikan Suara di Atas Suara nabi Shallallahu 'alaihi waallam Saja Bisa Wire color Kawat warna menghapuskan pahala amal Perbuatan, padahal amal regular tidak Akan terhapus kecuali kekufuran Artikel Baru Dan kesyirikan. Lalu bagaimanakah Artikel Baru orangutan Yang lebih mengutamakan Dan meninggikan Hukum buatannya Diatas Hukum Yang ditetapkan Diposkan oleh Rasulullah. Tak diragukan Lagi, tindakan Suami Jauh lebih kufur Dan lebih kemurtadannya Besar, Serta lebih menghapuskan amalnya.
"Dan tidaklah Patut * Bagi laki-laki Yang mukmin Dan regular tidak (pula) * Bagi Perempuan Yang mukmin, apabila Allah Dan rasul-Nya Telah menetapkan suatu Ketetapan Pajak, Akan ADA * Bagi mereka pilihan (Yang LAIN) tentang urusan mereka". (Qs. Al- Ahzab: 36)
Tetapi Demokrasi Akan mengatakan: "Ya, harus diadakan pemilihan Dulu, meskipun Nantinya harus meninggalkan Hukum Allah".
" Maka demi Tuhanmu, mereka (PADA hakekatnya) regular tidak beriman hingga mereka menjadikan KAMU hakim terhadap perkara Yang mereka perselisihkan, Kemudian mereka regular tidak merasa Dalam, hati mereka sesuatu keberatan terhadap Putusan Yang KAMU berikan, Dan mereka menerima sepenuhnya Artikel Baru " . (Qs. An- Nisa ': 65)
Demokrasi berdiri di Atas cooperative bahwa pemilik Harta secara Hakiki adalah manusia, Dan selanjutnya besarbesaran Bisa mengusahakan untuk mendapatkan Harta Artikel Baru berbagai Cara Yang besarbesaran maui. Ia prabayar bebas pula membelanjakan hartanya untuk kepentingan APA Saja Yang besarbesaran maui, meskipun Cara Yang dipilihnya adalah Cara Yang diharamkan Dan terlarang di Dalam, Agama Islam. Alt Inilah Yang disebut Artikel Baru SISTEM kapitalisme liberal.
SIKAP inisial berbeda secara diametral Artikel Baru ajaran Islam, dimana Islam mengajarkan bahwa pemilik Hakiki Harta adalah Allah Subhanahu Wa Ta'ala . Dan bahwasannya manusia diminta untuk menjadi khalifah Saja terhadap Harta Kekayaan ITU, Maka AGLOCO bertanggung Jawab terhadap Harta ITU di hadapan Allah; bagaimana mendapatkan besarbesaran Dan untuk APA dibelanjakan.
Manusia Dalam, Islam regular tidak diperbolehkan MENCARI Harta Artikel Baru Cara haram Dan Yang regular tidak Sesuai Artikel Baru syara 'seperti riba, suap, Dan berbaring-berbaring. Demikian juga besarbesaran regular tidak diizinkan untuk membelanjakan Harta untuk Hal-Hal Yang haram Dan Hal-Hal Yang regular tidak Sesuai Artikel Baru tuntunan syara '. Manusia Dalam, ajaran Islam regular tidak memiliki dirinya Sendiri, sehingga besarbesaran prabayar bebas melakukan APA Saja Yang besarbesaran inginkan Tanpa mempedulikan petunjuk Islam. KARENA itulah melakukan Hal-Hal Yang membahayakan Diri Dan juga bunuh Diri termasuk dosa Besar Yang terbesarnya, Diposkan oleh Allah Akan diberikan balasan azab Yang pedih. Pandangan seperti Suami Bisa kitd dapatkan Dalam, firman Allah Ta'ala :
" Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orangutan Yang Engkau kehendaki Dan Engkau cabut kerajaan bahasa Dari orangutan Yang Engkau kehendaki". (Qs. Ali Imran: 26)
"Sesungguhnya Allah Telah membeli bahasa Dari orangutan orangutan mukmin Diri Dan Harta mereka Artikel Baru memberikan Surga untuk mereka. mereka berperang PADA jalan Allah; Lalu mereka membunuh atau terbunuh " . (Qs. At-Taubah: 111)
Jiwa adalah milikini Allah, Maka Allah membeli Apa Yang Dia miliki Sendiri-jual beli KHUSUS untuk orangutan mukmin-untuk menggambarkan pemberian Kemuliaan, kebaikan Dan keutamaan kepada mereka, sekaligus untuk mendorong mereka supaya berjihad Dan MENCARI kesyahidan.
Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam apabila hendak mengirim seseorang Menuju medan jihad, beliau berpesan:
"Sesungguhnya kepunyaan Allah lah Apa Yang Dia mabil Dan kepunyaan-Nya juga Yang Dia berikan". (HR. Bukhari Dan Abu Dawud)
Selanjutnya, seseorang regular tidak memiliki sesuatu Yang ditunjukkan untuk Bisa diambil KARENA sesungguhnya dia bukanlah pemiliknya, dia HANYA mendapatkan titipan Saja, Tanggal Gabung pemiliknya adalah Allah Subhanau Wa Ta'ala .
Secara Ringkas, INILAH Demokrasi!
Berdasarkan penjelasan di Atas, Maka Artikel Baru Penuh keyakinan, Tanpa keraguan sedikit pun ADA Kami katakan:
Bahwa Demokrasi Dalam, pandangan Hukum Allah adalah termasuk kekufuran Yang Nyata, Dan jelas regular tidak ADA Yang samar, apalagi Gelap, kecuali * Bagi orangutan Yang buta matanya buta mata hatinya Dan. Adapun orangutan Yang meyakininya, menyerukannya, menerima Dan meridhainya, atau beranggapan-ditempatkan dan Dan Sistem penyalaan Yang mendasari Bangunan Demokrasi-sebagai kebaikan Yang regular tidak terlarang Diposkan oleh syara ', Maka besarbesaran adalah orangutan Yang telah kafir murtad Dan Bahasa Dari Agama Allah, meskipun namanya adalah Nama Islam, Dan mengaku dirinya termasuk muslim Dan mukmin. Islam Dan SIKAP seperti Suami regular tidak Akan pernah Bersatu di Dalam, Agama Allah selamanya.
Adapun orangutan Yang mengatakan tentang Demokrasi KARENA ketidakmengertiannya terhadap arti Dan asasnya, Maka kitd Akan menahan Diri Bahasa Dari mengkafirkan dirinya, tetapi Tetap Akan mengatakan kekufuran kata-katanya ITU, sehingga Bisa ditegakkan hujjah Syar'iyyah Yang menjelaskan kekufuran Demokrasi kepadanya, Dan letak pertentangannya Artikel Baru din Islam. Sebab Demokrasi termasuk Ke Dalam, suatu terminologi Dan faham Yang dibuat Dan problematik * Bagi kebanyakan orangutan. * Bagi orangutan untuk Artikel itulah Yang regular tidak Bisa Mengerti dimaafkan, Wire color Kawat warna ditegakkan hujjah kepadnaya, agar ketidakmengertiannya ITU menjadi sirna.
Demikian juga kepada mereka yang, menyebut-nyebut istilah Demokrasi tetapi makna Artikel Baru Dan ditempatkan dan Yang berbeda Artikel Baru Apa Yang Kami telah sebutkan di Atas, seperti orangutan Yang meminjam istilah tetapi Yang dimaksudkan adalah permusyawarahan, atau Yang dimaksudkan adalah kebebasan berpendapat Dan bertindak Dalam, Hal Yang MEMBANGUN , atau melepaskan Ikatan pengekang Yang menghalangi manusia Bahasa Dari membiasakan Diri Artikel Baru hak-hak syar'i Dan hak-hak Asasi mereka, Dan bentuk-bentuk penggunaan istilah Demokrasi Artikel Baru maksud Yang berbeda Artikel Baru hakekat Demokrasi berbaring, Maka besarbesaran regular tidak Boleh dikafirkan. Alt Inilah SIKAP adil seimbang, Yang Sesuai Artikel Baru kaidah-kaidah Dan Pokok-Pokok Agama.
Adapun hukumIslam berkenaan Artikel Baru kegiatan di Lembaga legislatif, Maka Kami katakana: Sesungguhnya kegiatan legislasi (kegiatan di Lembaga legislatif)-adalah kegiatan Yang telah menyeleweng Bahasa Dari aqidah Dan syari'ah Yang tak mungkin untuk ditebus-Hal ITU termasuk kekufuran Yang Ulasan Sangat jelas. Maka regular tidak Boleh ADA Hukum atau Pendapat Yang berbaring, selain Hukum kufur.
Adapun * Bagi anggota legislatif Maka mereka adalah orangutan Yang meniti jalan kezhaliman. Tentang mereka ITU Kami katakana: Orang Yang Ikut menjadi aggota Parlemen KARENA dilatarbelakangi Diposkan oleh pemahaman Yang rancu (syubhat), ta'wil, Dan kesalahfahaman Maka mereka regular tidak kitd kafirkan-meskipun Tetap kitd katakan bahwa aktifitas Yang mereka lakukan adalah aktifitas kufur. Kita Akan Tetap berpendapat demikian Wire color Kawat warna ditegakkan hujjah Syar'iyyah, sehingga hilanglah kesalahfahaman, ketidaktahuan Dan kerancuan pemahaman mereka.
Adapun orangutan menjadi anggota legislatif apabila dilatarbelakangi Diposkan oleh SIKAP Yang menyimpang Bahasa Dari syari'ah atau bahkan regular tidak mempedulikan syari'ah, Maka mereka ITU adalah orangutan kafir, KARENA regular tidak ADA mawani '(penghalang) takfir PADA dirinya, SEMENTARA syarat-syarat takfir telah ADA di Dalam, dirinya. Allahu a'lam
Alt Inilah Demokrasi, INILAH hukumnya, Hukum orangutan Yang menyerukannya Dan Yang mengikutinya, apakah nama dan Kembali bersedia untuk meninggalkannya, apakah nama dan Kembali mau meninggalkannya?
Allahumma inni qad ballaghtu, fasyhad ..
Ya Allah, Sesungguhnya: aku telah menyampaikan, saksikanlah Maka ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar